Pages

Tampilkan postingan dengan label Tanggapan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Tanggapan. Tampilkan semua postingan

"8 Tanggapan Akhwat Gaul"



8 Tanggapan ke “Akhwat Gaul*, Antara Kebebasan dan Keterbukaan”
Betul Mbak. Memang di satu-dua tempat beraktivitas saya sering menjumpai hal-hal yang sebenarnya agak membingungkan bagi pemula seperti saya (sesuai syari’at atau ndak) dan bukan tidak mungkin hal itu menimpa diri saya sendiri. Saya sering mengeluh ketika teman-teman yang cukup antipati pada aktivitas dakwah kampus mengatakan bahwa sebenarnya aktivis itu hanya sok suci saja, ternyata di belakang tetap “bermain”. Yah, saya diamkan saja. Perlu belajar untuk menjawab permasalahan itu.Sepertinya kita semua perlu kembali kepada kemurnian dakwah ini (ta’shil tarbawi). Alhamdulillah, sudah ada pembenahan-pembenahan dalam hal ini (ex: mabit untuk akhwat diminimalisir) tanpa harus mengalami kekakuan. Harapan saya, aktivis dakwah (baik itu kampus /sekolah/tempat yang lain) mampu untuk senantiasa memberikan keteladanan bagi masyarakat meskipun tidak dapat dikatakan bahwa aktivis adalah orang yang suci, tetapi hendakanya terus untuk memperbaiki diri.